Selamat siang sobat darsitek, kali ini darsitek akan menulis artikel dengan topik membentuk manajer proyek yang efektif. Manajer Proyek (Project Manager) adalah seseorang yang bertindak sebagai pimpinan dalam suatu proyek. Manajer proyek/project manager yang efektif akan membentuk teamwork yang efektif dan berperforma tinggi. Di tengah perkembangan dunia proyek yang semakin kompleks dan rumit, Manajer Proyek harus mengembangkan diri menjadi Manajer Proyek yang efektif dalam mengelola proyek.
Proyek tidak hanya kompleks namun penuh dengan kontradiksi. Beberapa kontradiksi yang dihadapkan oleh manajer proyek antara lain:
- Inovasi dan Menjaga Stabilitas.
- Menetapkan gambaran dan terlibat langsung di lapangan.
- Tidak hanya Mendorong individu tetapi juga menekan tim.
- Campur tangan atau tidak.
- Fleksibel tapi ketat.
- Loyalitas tim dan loyalitas organisasi.
Kontradiksi ini memerlukan kecakapan khusus bagi manajer proyek untuk mengambil posisi mereka dan menempatkan keputusan sesuai dengan keadaan. Terpaku pada suatu prinsip yang ketat tidak akan menyelesaikan masalah, karena manajer proyek tidak bekerja sendiri. Sehingga perlu untuk bersikap efektif dalam mengelola proyek. Grey & Larson (2006) menggambarkan ciri-ciri dari seorang manajer proyek yang efektif, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Pemikir Sistem, kemampuan dalam berpikir untuk mengelola interaksi antar komponen dan sumber daya proyek yang berbeda-beda, karena tidak bisa dikatakan efektif apabila penyelesaian masalah hanya secara parsial. Hal ini akan mempersulit sang manajer proyek untuk mengambil keputusan.
- Proaktif, bedakan dengan reaktif. Para manajer proyek dituntut tidak hanya melihat peristiwa yang telah terjadi (reaktif), akan tetapi juga selalu meneropong masa depan dan berjuang keras menemukan masa depan proyek.
- Integritas Pribadi, membangun dan meningkatkan kemampuan diri menjadi sangat penting dilakukan terlebih dahulu sebelum meningkatkan kemampuan anggota tim.
- Toleransi yang tinggi terhadap Stres, mengingat proyek merupakan hal yang rumit dan kompleks, pasti akan menimbulkan tekanan terhadap individu yang dibebankan tanggungjawab kepadanya. Manajer proyek harus mampu mengelola kondisi psikologis mereka agar dapat bertahan dalam tekanan.
- Perspektif Bisnis Umum, seorang manajer proyek harus memahami dasar-dasar bisnis dari disiplin teknis yang berbeda-beda sebagai kerja antar fungsional.
- Komunikator yang baik, telah dijelaskan sebelumnya.
- Manajemen waktu yang efektif, juga telah dijelaskan sebelumnya.
- Politikus Mahir, strategi dalam menghadapi banyak orang dan mendapatkan dukungan dari semua pihak merupakan ciri penting manajer proyek yang sukses.
- Optimis, Slater (1999) dalam bukunya Saving Big Blue mengatakan “Anda dalam kesulitan besar jika menganggap anda sudah selesai”. Maksud dari kata-kata ini adalah, masalah-masalah yang sudah diselesaikan tidak bisa kita lepas begitu saja, karena pada nantinya akan bermunculan masalah-masalah baru di dalam pelaksanaan proyek yang terkait tadi. Kepercayaan diri terhadap proyek, mampu membuat seorang manajer proyek melakukan inovasi dan mengubah strategi proyek ke arah yang lebih baik tanpa meninggalkan perencanaan yang telah ditetapkan.
Mungkin itu saja penjelasan singkat mengenai Membentuk Manajer Proyek yang Efektif, semoga bisa menambah wawasan kita dalam dunia proyek. Jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat untuk kalian, jika ingin mengikuti perbaruan konten situs ini jangan lupa berlangganan pada notifikasi ketikak pertama kali mengunjungi situs ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih.